See you

Posted by Laras Mutiara Diva at Kamis, Oktober 15, 2015
Reactions:  
1 comments Links to this post
see you

again
later
soon
here
there
good bye
take care
hello [we meet again].....

let's see where it will be going....

Happy new year 2014

Posted by Laras Mutiara Diva at Rabu, Januari 01, 2014
Reactions:  
0 comments Links to this post
Tahun baruan sambil barbeque-an di rooftop bersama-sama keluarga, sounds great. Dan emang great, dari rooftop rumah si tante kita bisa liat kembang api dari segala penjuru. Kembang api monas bisa, walaupun kecil banget, haha. Kembang api dari Central Park/ Taman Anggrek bisa, walaupun sebenarnya gk tau beneran yang keliatan kembang api dari kedua mall tersebut, haha. Kembang api dari rumah-rumah dan apartement di sekitar bisa. Pokoknya 360 degree kita bisa liat kembang api yang dibakar oleh orang-orang sekitar. Bener-bener spot yang pas.
 
Menu barbeque nya pun bener-bener komplit, mulai dari daging steak, daing sapi, ayam, ikan, udang, baso gepeng, sosis, jagung, pisang, marshmallow, semuanya gk luput untuk dibakar. Hmmm.. Walaupun pada awalnya agak susah buat nyalain arang tapi berkat kerja keras dan ketekunan akhirnya berhasil juga. Tanpa babibu lagi, langsung aja gw share fotonya. :D
 





 
 

Sedikit pesan penyemangat buat tahun ini. "Waktu serasa cepat berlalu bukan? oleh karena itu ayolah kita gunakan setiap waktu yang kita punya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat dan untuk mencapai cita-cita yang masih tertunda agar tidak menyesal di kemudian hari."
 
 
Selamat tahun baru 2014,
Laras

Pantai Sawarna - Baju Seragam Sawarna Merah Semua

Posted by Laras Mutiara Diva at Minggu, November 24, 2013
Reactions:  
0 comments Links to this post


Pantai, caving.. Huaa, bakal seru nih. Yupp tujuan outing kantor kali ini adalah ke Pantai Sawarna. Beda dengan outing sebelumnya kali ini yang ikut cuma divisi SD. Nah biar makin seru timbul beberapa ide dari segelintir teman dan juga gw tentunya, untuk bikin acara outing ini berkesan. Setelah berbagai macam tahapan, rapat (walaupun via whatsapp, haha). Akhirnya beres juga bikin list acara and game-game seru buat nanti di Sawarna. Dan nggak nyangka semua ide games nya asik banget, ampe bingung bakal pilih yang mana soalnya tidak mungkin dimainin semua, bisa-bisa pulang dari Sawarna seminggu kemudian.. haha. Nah makin seru dan semangat lagi tentunya harus ada hadiah nya dunk. Mulai lah kami yang secara tidak langsung ditunjuk menjadi panitia menyiapkan mulai dari perlengkapan untuk games, hadiah untuk pemenang, sampai teknis games nya nanti. Hadiah nya jangan harap semua bagus sih, ada yang jebakan batmen juga, that's not my idea, *gk mau diprotes sama yg apes dapet hadiah jelek*


Oit.. Bukan cuma itu doang, kita juga bikin kaos. And ini kaos beda banget, unik banget, and ini design pertama kalinya ada, bukan kaos nya sih tapi gambarnya. Tau khan applikasi yang lagi trend belakangan ini, MomentCam, itu lho applikasi photo editor yang waktu pertama kali dirilis bahasa nya cuma China, trus semua orang merasa mereka bisa bahasa China karena udh berhasil pake itu applikasi. Dari aplikasi itu dikumpulinlah foto-foto muka semua anak divisi SD yang telah masuk MomentCam. Jadi nya seperti ini lho (see picture), keren gk? :D *kalau kata gw sih keren* Haha. Berhubung di MomentCam gk ada yang Hijab version jadilah setelah turun dari pengeditan di MomentCam harus dicemplungin lagi ke Photoshop. *nice edit kak Farhad, the master of Photoshop.

Jreng jeng jreng.. Sawarna see you soon. Ternyata perjalanan dari Jakarta ke Sawarna cukup lama juga, 6 jam boo di bis. Nyampe Sawarna semua pada tepar berhubung nyampe jam 9 malam, tapi tepar-tepar gitu semua nya tetep tidak lupa kalau masalah perut. Selesai makan barulah pada bobo. Nite Sawarna (fisrt night)
Pagi-pagi, eh subuh-subuh ding abis shalat subuh, gw udh semangat untuk mantai, buat apalagi kalau bukan liat sunrise. Yeeeyyyy, pantai sawarna bagus banget, pantai nya landai, panjaaang, dan gede lebarnya. *tiba-tiba ngomong dalam hati "ah pantai ini cocok banget buat game nanti". Eh eh setelah ditunggu-tunggu, ternyata matahari nya gk terbit dari laut, tapi dari gunung eh bukit di belakang kami. Keren asli ada bukit yang berdekatan dengan laut. Tuh yang posisinya tinggi (bukit) ama pendek (laut) aja bisa akur, masa manusia gk bisa. *ciee pesan moral. Haha. Nah baru kali ini juga gw liat ada sawah yang dekat dengan pantai. Aseli, kalau menurut gw aneh bin ajaib, tapi beneran ada di Sawarna.

Pagi ini acara nya caving, semua nya udah ready dengan baju seragamnya masing-masing, tiap orang sebelumnya udah diingatkan membawa senter untuk di goa nanti, tapi tetap aja ada yang nggak bawa, tapi tenang aja di sana ada yang sewain sekaligus helmnya. Asikk, goa nya ada airnya, walaupun cuma sebetis, kalau lebih tinggi lagi malah jd susah.  Stalaktit stalagmit dari goa juga banyak yang masih hidup (masih kinclong-kinclong berkilau and masih bisa bertambah panjang, itu lho maksudnya, bukan hidup dalam arti sebenarnya makhluk hidup karena ini cuma batu teman-teman) walaupun yang udah mati masih lebih banyak. Di beberapa tempat goa ini sangat licin karena beralaskan lumpur padat yang basah, jadi harus hati-hati. Udah jauh banget kayaknya menelusuri goa ini tapi ujung nya nggk kunjung keliatan, berdasarkan info dari guide yang membawa kami, goa ini memang panjang banget, yang kami lalui ini baru setengahnya, wew. Kasian liat cewek-cewek yang udah kecapean akhirnya guide pun memutuskan bahwa sudah waktu nya kita balik arah. Ohh iya, ini cerita ketika kami di dalam goa mau foto-foto, jadi agar hasil fotonya maksimal sang fotografer pun menyuruh semua orang untuk mematikan senter, aseli itu gelap banget. Motto: demi sebuah foto yang bagus apa sih yang nggak. Dasar pada narsis, gw juga. :D Eits lupa kalau tadi pas berangkat ke goa, kita menyebrangi sungai lho, sungai nya jernih, air nya adem, seruuu *penting buat diceritain*
 





Sore nya kami pun mulai jadwal selanjutnya yaitu main ke pantai, yiippii main game deh. Ternyata gk semua terjadi dengan mulus. Tauu gk sih ngatur orang itu susah banget lho, salah panitia juga sih kalo kelupaan nyiapin TOA, jadinya ya begini pada ilang-ilangan, lari-larian, susah banget disuruh ngumpul *padahal udah pada teriak-teriak (teriak di tepi pantai tanpa TOA sama aja boong kayaknya.. haha), hiks.  

 

 
  









 

Dari semua list game maka terpilihlah: dodgeball, getok and Take off the sticky. Dodgeball adalah game dimana orang yang sudah keluar harus berusaha melempar teman yang lain yang masih bermain dengan bola, target lempar bisa memilih antara berhasil menangkap bola atau menghindari bola agar tidak sampai mengenai anggota tubuh, jika mengenai anggota tubuh maka langsung out. Game getok cara mainnya tiap kelompok berbaris saling berhadapan, dan secara bergantian perwakilan pertama dst dari masing-masing kelompok melakukan suit yang menang harus menggetok kepala yang kalah, sedangkan yang kalah harus melindungi kepalanya, kelompok mana yang paling cepat dan benar maka akan mendapatkan poin, kelompok dengan 5 poin pertama adalah pemenangnya. Sedangkan game Take off the sticky adalah permainan dimana semua peserta game yang sudah dikelompokkan harus melepaskan sticky yang ditempelkan ke badan mereka tanpa menggunakan tangan (alias harus goyang-goyangin badan), kelompok yang semua anggotanya berhasil melepaskan sticky dengan waktu tercepat adalah pemenangnya, nah ini butuh toa juga karena harusnya game ini ada lagunya, tapi berhubung pas distel lagunya gk kedengeran sama skali akhirnya ya tanpa lagu. -,-
 


Beres main game, kami pun main-main ke pantai, menyusuri tepi pantai dan menuju ke sisi pantai Sawarna yang tidak berpasir tapi berkarang. Dan spot karang yang paling terkenal di Sawarna adalah Tanjung Layar, dimana terdapat 2 bukit besar di tengah karang. Sambil menanti sunset kami pun melakukan sesi pemotretan, btw ombak di spot karang ini gede banget euuyy, serem, tapi bagus (buat foto-foto, teteuupp..). Sunset pun berhasil didapatkan dengan view yang amazing banget. Yeesss...


 




















Malamnya ada sesi barbeque, tapi karena semua pada kecapean alhasil yang bakar orang penginapannya, kami cuma tinggal makan aja. Nah malam ini juga ada game, yaitu tebak kata yang ditempel dijidat, orang yang menebak mengajukan berbagai pertanyaan, yang membantu hanya boleh menjawab dengan kata "iya", "tidak" or "bisa jadi", just like game in eat bulaga.
Terakhir gamenya yaitu berhitung dengan ketentuan ketika panitia bilang bilangan kelipatan 3 (contohnya), maka setiap orang yang hitungan nya jatuh di angka kelipatan 3 harus mengucapkan "yeah", jika ada yang salah langsung out. (second night)

Last day, waktunya pulang, tapi sambil di perjalanan pulang ada 1 tempat lagi yang wajib dikunjungi. Namanya lupa, tapi yang pasti ini pantai nya oke banget, pasir nya putih banget, cuaca pas lagi bagus-bagusnya. Pengen lama-lama di sini tapi gk bisa soalnya takut ke buru sore sampai Jakarta lagi dan kena macet. Oiya kami sempat melewati tanjakan maut, curam, akhirnya bis gk bisa nanjak dan kami semua turun, you know what pemandangan dari tanjakan ini adalah pantai, alhasil foto lagi dengan background pantai dari atas bukit. (Bye Sawarna)







 
Happy to see another pasir putih,
Laras

Holiday in Singapore (Plesiran ke Singapur)

Posted by Laras Mutiara Diva at Jumat, September 27, 2013
Reactions:  
0 comments Links to this post


I just wanna share about my story when I went to Singapore. Singapore is safe country that's why I want to go there only with my best friend named Ira, just 2 of us. The other reason was I felt tired with uncertain decision whether join or not from my other friends. And I didn't want this plan going to be delayed again because of their uncertainty.


Here we go. All the preparations were done. We are ready to fly to Singapore. Early morning we had arrived in Soekarno Hatta International Airport, went to check in counter. Boarding time was still 1 hour to go so we decided to have a breakfast first, took a selfie when waiting for food coming. Unexpected, time really run fast, we should be boarding now, but we hadn't done immigration check yet, huaaa.. Panic attack. It was not over, the immigration check queue was really long. Allahu akbar, please don’t let us late and missed the plane. I felt my life reduced by 10 years, haha. Sure we weren’t late, if we were late my story will end soon. Hihi. Thanks to many other passengers that were later than us. We were not alone. Haha.

Day 1 - Sept 27th 2013

Landing at Changi
When first landing in Changi International Airport, what were we doing first was take a photo, haha, just kidding, forget it, sure we had to do immigration check again, but before that we had to fill disembarkation form first and later this form had to be collected to officer. After done immigration check, we immediately went to MRT station Changi located in Terminal 2. We didn’t have to take airport skytrain that connect each terminal because our plane landed in Terminal 2. Eiits before that don’t forget to take brochure and map of Singapore, it will be very helpful later. Heading to MRT station, as I said in my previous blog post, better to buy STP (Singapore Tourist Pass) ticket so we can use it as much as we want, without have to fear remaining balance in our MRT ticket (EZ-link) is not enough. I bought for 3 days pass, because we just have 3 days holiday in here, huhuu. 
 

See the map

 I am a little lazy to tell about my journey step by step, that’s old style I think. Hihi. How about I tell you guys about fun, funny, strange, great experiences in my 1st day in Singapore? That sound better, right? So let’s begin. 

Travel Plan Tips to Singapore - simple but important

Posted by Laras Mutiara Diva at Kamis, September 26, 2013
Reactions:  
1 comments Links to this post
In my opinion, if you want to go to Singapore, you don’t have to join trip with tour and travel agent. You can do it alone, just go, Singapore is country that’s having good and easy transportation, wherever you want to go you can only ride MRT, LRT, or bus. In every place, signboard can always be found, you would not be lost.

Those are some tips from me if you want to go to Singapore:
1.       Bring with you plug adapter for three pins socket (colokan kaki tiga), because Singapore uses it, you cannot charge your (colokan kaki dua) gadget if you didn’t bring this (for Indonesian people)
2.       Bring with you empty bottle, because
 

Journey's never end Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea